KOTA Medan terkenal akan kelezatan kulinernya yang tak ada duanya. Kalau berkunjung ke sini, jangan lupa membawa buah tangan khas kota ini, yakni bika ambon dan bolu gulung. Kekayaan kuliner kota yang kaya budaya ini sudah menjadi bahan omongan orang hingga ke luar pulau. Medan memang terkenal dengan makanannya yang bervariasi, mulai makanan utama sampai jajanan. Makanan yang ditawarkan pun tidak hanya beragam, namun juga eksotik. Ada yang bilang, kalau berkunjung ke Medan tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi durian Medan. Jangan mengaku habis pulang dari Medan kalau tidak menenteng oleh-olehnya yang terkenal. Apa itu? Apalagi kalau bukan bika ambon dan bolu gulung. Ya, kunjungan ke kota terbesar di Pulau Sumatera itu memang belum afdal tanpa kehadiran dua panganan laris-manis tersebut. “Bika ambon merupakan panganan orisinal dari Medan yang terbuat dari berbagai bahan,seperti telur, tepung, gula, dan santan,” kata Executive Chef Hotel Melawai Jakarta Agus Sjarif. Umumnya kue bertekstur padat nan legit dan manis ini dijual dengan rasa pandan. Seiring perjalanannya, bika ambon kini banyak ditawarkan dalam berbagai rasa. Sebut saja durian, keju, dan cokelat. Asal-muasal bika ambon tidak diketahui dengan jelas. Walaupun namanya mengandung kata ambon, panganan ini justru identik dengan buah tangan khas Medan. Di Medan sendiri, bika ambon banyak ditemukan di sepanjang Jalan Mojopahit di daerah Petisah. Kawasan ini merupakan sentra penjualan bika ambon yang paling terkenal. Di sana sedikitnya berjajar 40 toko yang menjual kudapan ini. Keawetan kue yang dapat bertahan hingga empat hari, membuat bika ambon tidak pernah absen dari daftar wajib beli para pelancong yang berkunjung ke ranah Melayu ini.Namun, setelah lewat dari empat hari, biasanya kue akan mulai mengeras dan tidak enak lagi dimakan. “Sama dengan bika ambon, varian bolu gulung sekarang juga semakin beragam,” kata Agus. Bolu gulung khas Medan tersedia dalam berbagai rasa, seperti keju, moka, stroberi, abon, cokelat, nanas, bahkan rasa kopi. Modifikasi kue ini pun semakin berkembang, sebut saja dengan kehadiran bolu gulung aneka topping. Topping-nya menyelimuti seluruh permukaan kue, ada keju ataupun meses. Bolu jenis ini kaya rasa karena selain di bagian luarnya diselimuti topping, bagian dalam juga tampil dengan aneka rasa. Agar tidak monoton, penjual bolu gulung mencoba lebih kreatif dengan menyajikan bolu gulung 3 in 1. Jadi, dalam satu kotak ada tiga rasa berbeda yang disajikan. Terang saja buah tangan ini selalu laris manis setiap hari. Umumnya harga bolu gulung sekitar Rp50.000-an. “Bika ambon dan bolu gulung ini memang oleholeh yang tidak pernah surut peminat,” ujar Agus. Menikmati bika ambon maupun bolu gulung semakin mantap dengan segelas es sirup markisa yang lagilagi sudah menjadi ikon Kota Medan. Sirup markisa ini berwarna kekuningan dan rasanya asam sekaligus manis. Selain sirup markisa, sirup terong belanda yang berwarna merah segar dan agak kental juga tak kalah favorit. Saat dibuat sirup, baik markisa maupun terong belanda bentuknya menjadi lebih cair. Tetapi, kesegaran asli rasa buahnya tetap kental terasa. Biasanya menjelang Lebaran, permintaan sirup ini melonjak. Sirup markisa biasanya dijual mulai dari harga Rp20.000. Dulu, sehabis berkunjung ke Medan, bangga rasanya membawakan sirup ini sebagai oleh-oleh. Namun, kini sirup markisa sudah banyak ditemukan di supermarket di Jakarta. Satu lagi yang juga harus diburu, yakni manisan. Berbagai macam manisan ada di Kota Medan, mulai manisan salak, mangga, kedondong, ceremai, jeruk kesturi, hingga pala kering. Namun, yang paling dikenal adalah manisan mangga muda dan jambu biji. Pusat penjualan manisan di Kota Medan terletak di Pasar Ramai atau Pasar Rame, yang berada di Jalan Thamrin. Pasar Ramai sudah menjadi pusat penjualan manisan sejak awal 1970-an. Manisan jambu sebagai salah satu yang diminati, menggunakan jambu yang telah diseleksi dengan baik, tidak menggunakan pengawet dan bahan pewarna. Manisan jambu bangkok misalnya, disajikan dengan cara dikupas lebih dulu lalu direndam dalam larutan garam dan gula. Disantap dengan ulekan garam-cabai atau semacam kuah warna kehitaman dari campuran gula, kecap, dan cabai. Masih berbicara soal buah, selain manisan, durian Medan juga bisa lho dibawa pulang untuk oleh-oleh. Jangan khawatir soal aromanya, sebab para penjual durian ini sudah jeli mengemasnya hingga tidak tercium bau khas buah ini. Caranya dengan dipilah-pilah langsung dari kulitnya dan ditaruh dalam wadah plastik, kemudian dibubuhi kopi bubuk. Alhasil, Anda bisa membawa pulang durian Medan dengan aman, tanpa mengganggu kenyamanan penumpang lain di pesawat. Jangan sampe kelewat makanan satu ini kalo lg ada di medan, rasanya kurang lengkap kalo ga bawa pulang makanan ini kerumah. Sumber : Forum
Tampilkan postingan dengan label usaha kue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha kue. Tampilkan semua postingan
Buah Tangan dari Medan
Kamis, 22 November 2012Por: konsultan | En: accounting software, accurate, akunting, bika ambon, kuliner, membuat kue, oleh-oleh medan, training accurate, usaha kue |
Peluang Usaha & Makanan Ringan
Selasa, 03 April 2012
Kita sering melihat pegawai kantoran yang berangkat kerja pagi-pagi sekali, atau karyawan-karyawan pabrik yang bergantian datang karena system kerja sift, jika mereka kita tanya apakah sempat sarapan pagi ?
Kemungkinan besar jawabannya adalah ada yang sempat ada yang tidak, nah ini menjadi peluang usaha tersendiri yang bisa di masuki untuk menyediakan sarapan pagi bagi mereka yang belum sempat sarapan berupa makanan ringan dan kue. Usaha kue dan makanan ringan juga termasuk usaha rumahan modal kecil sebab hanya denagn ratusan ribu rupiah anda sudah bisa menjalankannya. Jika anda berminat menekuninya, maka pertama kali yang perlu anda lakukan adalah melakukan riset kecil-kecilan, misalnya lokasi mana yang paling sering di lalui oleh para karyawan maupun para pegawai.
Setelah itu buatlah beberapa paket makanan ringan, misalnya beberapa paket dari roti kering atau kue basah dan juga jajanan pasar dengan macam macam rasa, misalnya manis asin, manis gurih, dan lain-lain.
Setelah anda persiapkan paket-paket makanan ringan dan kue dengan segala fariasinya, kemudian bungkuslah paket-paket tadi dengan rapi dan ringkas agar mudah di masukkan tas atau di bawa ke tempat-tempat kerja.
Tentukan harga beragam dari bungkusan kue dan makanan ringan yang telah anda buat tadi, mulai dari harga Rp 2000 Rp 3000 hingga Rp 5000. Agar dagangan anda terlihat lebih professional dan lebih menarik, bungkuslah jajanan anda dengan kemasan yang semenarik mungkin, di lengkapi dengan nama usaha anda, no telpon, label halal dan sebagainya.
Buatlah poster yang menarik pembeli di dekat tempat anda jualan dengan kata-kata provokatif misalnya, “ ANDA BELUM SEMPAT SARAPAN ? MAMPIR DULU DI SINI “ atau “ DI SINI TERSEDIA PAKET HEMAT DAN PRAKTIS PENGGANTI SARAPAN ANDA “ dan sebagainya, sehingga para pembeli tertarik untuk mencoba, anda bisa mengmbangkan kreatifitas anda tentang hal ini.
Jika anda merasa tidak ahli membuat kue atau makanan ringan anda tak usah pesimis, sebab hal ini bisa di atasi dengan cara membeli kue dan makanan ringan dari toko penjual kue dan makanan ringan, anda tinggal mencari informasi tentang toko penjual kue murah yang meleyani tengkulak sehingga bisa didapatkan dengan harga murah.
Berikut ini analisis usaha kue dan makanan ringan :
Asumsi 1 boks Rp 5000 dengan yang di dalamnya berisikan donat, lemper, pisang goreng + segelas air mineral.
Biaya operasional :
Air mineral I kardus isi 48 buah Rp 13.000
Boks / kotak kemasan Rp 15.000
Poater atau brosur Rp 30.000
Transportasi dll Rp 20.000
Belanja aneka kue Rp 100.000
Total Rp 178.000
Keuntungan dan Pendapatan perhari.
48 boks x @ Rp 5000 _ Rp 240.000
Ke untungan = hasil pendapatan _ biaya operasional
= Rp 240.000 _ Rp 178.000
= Rp 63.000 per hari.
Lumayan kan ? jika penjualan anda melebihi analisis di atas, tentu pendapatan anda menjadi lebih besar. Anda Tertarik ? di coba saja ….!!!
Sumber : peluang usaha
Por: konsultan | En: buat spt, jasa akunting, modal usaha kecil, pasang accurate, usaha kue, usaha makanan ringan |
Jajanan khas Medan, Bika Ambon
Rabu, 16 Maret 2011
“Katanya Bika Ambon kok dari Medan?”. Mungkin beberapa dari Anda masih ingat dengan dialog yang dihadirkan oleh salah satu iklan susu beberapa tahun silam ini. Inilah salah satu jajanan dari Medan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestic maupun mancanegara. Bika Ambon merupakan kue berwarna kuning yang memiliki tekstur berlubang-lubang seperti sarang tawon. Jajanan khas Medan yang memiliki rasa legit dan lembut ini sangat digemari banyak orang.
Kini kita tidak hanya dapat menemukan bika ambon di kota Medan saja, namun hampir di seluruh nusantara Anda bisa dengan mudah mendapatkannya. Walaupun begitu ternyata tidak sedikit orang yang penasaran untuk membuat kue bersarang ini. Nah, jika Anda merupakan salah satu dari beberapa orang yang ingin membuat sendiri, silahkan mencoba resep jajanan khas medan, bika ambon yang kami hadirkan kali ini. Semoga berhasil. Salam sukses.
Bahan A:
100 gram tepung terigu protein sedang
200 ml air kelapa segar
11 gr ragi instant
Bahan B:
16 btr kuning telur
400 gram gula pasir
300 gram tepung sagu tani
600 ml santan kental matang
1 sdt garam
1 sdt vanilli
Cara Membuat:
* Aduk bahan A sampai rata, diamkan selama 15 menit.
* Aduk rata : telur, gula, garam dan vanilli, lalu masukkan bahan A, dan tepung sagu, aduk rata sambil tuangi santan sedikit demi sedikit sampai santan habis. Saring.
* Istirahatkan selama 2 jam.
* Tuang adonan kedalam cetakan oval yang telah dipoles minyak tipis-tipis.
* Panggang dalam oven panas yang pintunya setengah dibuka, sampai matang.
Catatan Penting :
1. Buat biangnya terlebih dulu, yaitu Bahan A.
2. Untuk membuat santannya gunakan dua buah kelapa tua. Ambil santan kentalnya saja. Masak dengan api kecil hingga agak berminyak, masukan daun pandan,daun jeruk dan serai lalu disaring, supaya kuenya wangi.
3. Tiap menambahkan santan ke dalam adonan, aduk pelan-pelan.
4. Aduk lagi setelah bahan A masuk.
5. Jangan lupa panaskan dulu loyang yang akan digunakan.
6. Tanda loyang sudah panas, adalah pada waktu adonan dituang ke dalam loyang terdengar suara mendesis.
7. Adonan bika ambon ini dipanggang dengan suhu yang rendah, maka dari itu disarankan agar mengganjal pintu oven supaya terbuka sedikit atau bisa juga menggunakan loyang yang atasnya berlubang-lubang.
8. Jika menginginkan bagian atasnya berwarna kecoklatan, gunakan api atas sebentar saja saat bikanya sudah matang.
sumber gambar: http://bakingsolution.com/pic/content_60_bika_big.jpg & https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_tPHzn-OXWU3Dy0Xt3SEm_WTLSt2cO1hET7npLnPjnU10mxECoeavRrF9GS06B5phujzPk08duRpZ2BBhLm63QU7CpCYk-N0xCR1wwB6kTEt8W6YiTrRsbz1fa61yauMB3gERhWmEFA/s200/bika+ambon+sagu.jpg
Sumber : usahamakanan.com
Por: konsultan | En: bika ambon, usaha kue |

